Kongres AS telah meloloskan rancangan UU yang diajukan pemerintah AS untuk memerintahkan NASA mengirimkan misi berawak ke Mars pada 2033. Pada Maret lalu, misi berawak ke Planet Mars telah mendapat dukungan dari Presiden Donald Trump. Untuk Negeri Paman Sam,
beberapa badan antariksa dunia bekerja keras untuk mengirimkan astronaut ke Planet Merah pada 2030-an. Untuk misi ke Mars,
Negeri Tirai Bambu itu juga telah mengungkapkan deskripsi pesawat dan kendaraan pendarat yang bakal dikirim misi ke Mars pada akhir dekade ini. Shenzhou-11 kembali ke Bumi dengan mulus yang mana membawa dua awak. wahana antariksa Tiongkok, November tahun lalu,
Sebelumnya Tiongkok dan India sedang mengembangkan program antariksa mereka. Ambisi Jepang tersebut makin meramaikan kompetisi program antariksa negara Asia.
diharapkan Negeri Sakura itu bisa merilis cetak biru misi tersebut. Sedangkan pada tahun depan, rencana misi pengiriman awak ke Bulan akan disampaikan oleh panel kementerian pendidikan Jepang pada pekan ini. NHK, Menurut badan penyiaran umum Jepang,
JAXA berharap misi multinasional itu di orbit Bulan ini bisa jadi pijakan mereka dalam mengirimkan astronaut ke Bulan.
JAXA akan bergabung dengan misi multinasional yang dipimpin Badan Antariksa AS (NASA) untuk membangun stasiun antariksa di orbit Bulan. Misi pembangunan stasiun di orbit Bulan ini merupakan bagian dari misi panjang NASA untuk mencapai Planet Mars. Jepang tidak sendirian. untuk mencapai misi itu, juru bicara perempuan JAXA menjelaskan, Senin 3 Juli 2017, Dikutip dari Phys,
mengungkapkan misi mengirimkan astronaut melampaui Stasiun Antariksa Internasional tersebut. JAXA, Untuk pertama kalinya badan antariksa Jepang, VIVA.co.id – Badan Antariksa Jepang menegaskan ambisinya untuk mengirim manusia ke Bulan sekitar 2030.
Source: VIVA.CO.ID
EmoticonEmoticon
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.